Spirit Kemanusiaan: Buku Manajemen Bencana ala Megawati Diluncurkan

Spirit Kemanusiaan: Buku Manajemen Bencana ala Megawati Diluncurkan

Pttogel — DPP PDI Perjuangan, melalui Badan Penanggulangan Bencana (Baguna), secara resmi telah meluncurkan sebuah buku berjudul ‘Spirit Kemanusiaan: Manajemen Risiko Bencana ala Megawati Soekarnoputri’. Peluncuran buku ini menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I partai yang digelar di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta.

Acara peluncuran dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang didampingi oleh putra-putrinya, M. Prananda Prabowo dan Puan Maharani. Kehadiran mereka menandai pentingnya dokumentasi pemikiran dan aksi nyata partai dalam penanggulangan bencana.

Menggali Spirit dan Aksi Nyata

Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, yang memandu acara, menjelaskan bahwa buku ‘Spirit Kemanusiaan’ merupakan cerminan dari manajemen mitigasi bencana yang dipegang teguh oleh Megawati Soekarnoputri. Buku ini juga merefleksikan perhatian mendalamnya terhadap berbagai gerakan pelestarian lingkungan.

“Buku ini menggambarkan manajemen mitigasi bencana Ibu Megawati Soekarnoputri dan perhatian beliau yang begitu besar terhadap berbagai gerakan menjaga lingkungan dan bumi,” ujar Hasto.

Selaras dengan Misi Kemanusiaan

Peluncuran buku ini disebut bertepatan dengan aksi kemanusiaan konkret yang sedang dijalankan PDIP. Aksi tersebut diwujudkan melalui Kapal RS Laksamana Malahayati yang sedang bertugas menjalankan misi gotong royong pengobatan dan pemulihan pascabencana banjir di Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatra.

Di kesempatan yang sama, Ketua DPP PDIP Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning, melaporkan perkembangan aksi kemanusiaan partai. Tim kesehatan PDIP telah bergerak sejak awal Desember ke tiga provinsi yang terdampak bencana, yaitu Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.

“Kami bergerak sejak 5 Desember. Tim kesehatan sudah kami turunkan ke Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh,” jelas Ribka.

Komposisi Tim Medis

Ribka juga memaparkan komposisi tim medis yang diterjunkan. Tim tersebut tidak hanya terdiri dari tenaga kesehatan dalam negeri, tetapi juga melibatkan dokter-dokter diaspora lulusan berbagai negara. Kolaborasi ini melibatkan dokter alumni China, Kuba, dan Irlandia, serta tenaga medis dari dalam negeri seperti dari FK UKI dan Rumah Sakit Royal Prima Medan.

Peluncuran buku ‘Spirit Kemanusiaan’ dan laporan aksi di lapangan menegaskan posisi PDIP yang tidak hanya berfokus pada wacana, tetapi juga implementasi langsung dalam penanganan dan mitigasi bencana di Indonesia.